Alhamdullilah, bisa ketemu kembali di Ramadan 2026. Meski dari tahun ke tahun kegiatan seolah sama yakni puasa bulan Ramadan, mempersiapkan buka puasa, sahur, hingga buka bersama. Tidak lupa juga, mempersiapkan jelang lebaran mulai dari kue-kue suguhan khas lebaran, baju baru, angpao lebaran, dan..mudik. Tapi moment Ramadan selalu ditunggu dan bikin rindu. Oya, siapa nih yang mudik setiap lebaran?
Waktu
saya belum menikah, mudik adalah kegiatan rutin setiap lebaran. Biasa saya
bersama orangtua, dan adik-kakak mudik ke Jogjakarta atau Jawa Timur, karena
Ibu saya asli Jogja, dan ayah saya asli Madiun. Namun setelah menikah saya tidak
mudik lagi, sebab selain Eyang Kakung dan Eyang Putri sudah meninggal semua,
orangtua dan suami tinggal di Jakarta dan Tangerang.
Bahkan
nih, setelah ayah saya meninggal 3 tahun lalu, ibu saya sekarang tinggal
bersama saya, jadi deh setiap lebaran semua kumpul di Jakarta saja. Kalau
kalian gimana? Pasti banyak ya, yang masih melakukan mudik karena penduduk di
Jakarta ini banyak sekali yang pendatang dari berbagai daerah, salah satunya
kakak saya nih. Kakak saya dan istrinya mudik ke Aceh, tempat asal istrinya.
Jadi tidak berlebaran di sini bersama kami seperti tahun kemarin.
Oya,
membahas soal mudik, ada info penting yang mau saya sampaikan. Terutama buat
kalian yang membutuhkan pelayanan
kesehatan dengan BPJS Kesehatan, supaya perjalanan mudik aman dan
nyaman. Dibaca sampai selesai ya, infonya, semoga bermanfaat!
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan JKN
Tetap Optimal Selama Libur Lebaran 2026
![]() |
| Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito |
Kemarin tanggal 9 Maret 2025 saya berkesempatan hadir di Konferensi pers Layanan BPJS Kesehatan saat libur lebaran tahun 2026 ini. Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, menegaskan bahwa kemudahan layanan JKN harus tetap dirasakan oleh masyarakat kapan pun dan dapat diakses di seluruh Indonesia, termasuk saat momentum mudik Lebaran yang menjadi tradisi tahunan masyarakat Indonesia:
“Momentum mudik Lebaran tidak boleh menjadi penghalang bagi peserta untuk memperoleh pelayanan kesehatan. BPJS Kesehatan memastikan layanan Program JKN tetap dapat diakses dengan mudah, sehingga masyarakat dapat menjalani perjalanan mudik dengan tenang karena perlindungan kesehatannya tetap terjamin.”
Nah,
perlu dicatat nih! Supaya kalian tidak ketinggalan infonya, dan mengira selama
libur lebaran pelayanan BPJS Kesehatan libur. Sebab, ditegaskan oleh Bapak Pujo
bahwa masyarakat tetap dapat mengakses layanan administrasi secara tatap muka, karena
BPJS Kesehatan membuka layanan di kantor cabang pada tanggal 18, 20, 23, dan 24
Maret 2026 mulai pukul 08.00 hingga 13.30 waktu setempat.
Posko Mudik Tersebar di Sepanjang
Perjalanan Mudik
Buat
kalian yang melakukan mudik dengan perjalanan darat dan laut jangan khawatir
dengan pelayanan BPJS Kesehatan. Kebetulan kakak saya dan istrinya melakukan
perjalanan ke Aceh melalui darat, karena lebih hemat dibanding melalui udara,
dan posko mudik BPJS Kesehatan tersedia juga di jalur mudik darat dan laut loh.
Makanya kakak jadi merasa lega untuk melakukan perjalanan mudik tahun ini,
meski istrinya memiliki riwayat kesehatan yang mudah lelah dengan perjalanan
jauh.
Posko
Mudik BPJS Kesehatan hadir mulai tanggal 13-16 Maret 2026 di Pelabuhan Merak,
Banten; Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur; Rest Area Tol 88A Cipularang di
Purwakarta; Rest Area Tol 166A Cipali di Majalengka; Rest Area Tol 429A Ungaran
di Semarang; Rest Area Tol 519A Masaran di Sragen; Terminal Purabaya di
Sidoarjo; serta Pelabuhan Soekarno-Hatta di Makassar. Kehadiran posko tersebut
diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi para pemudik sekaligus mempermudah
peserta memperoleh informasi terkait layanan Program JKN selama perjalanan,
Agar Mudik Aman dan Nyaman dengan
BPJS Kesehatan
Selain penyediaan posko-posko mudik di sepanjang perjalanan darat dan laut, Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan, Abdi Kurniawan Purba, menyampaikan bahwa peserta Program JKN tetap dapat mengakses layanan kesehatan meskipun sedang berada di luar daerah domisili. Apabila Puskesmas, klinik, dan dokter keluarga tempat peserta terdaftar sedang tutup atau peserta berada di luar kota, maka tetap dapat memperoleh pelayanan kesehatan di FKTP mitra BPJS Kesehatan lain yang sedang beroperasi.
Jadi
buat kalian atau keluarga kalian yang membutuhkan proses pengobatan rutin, seperti
penderita penyakit kronis, tetap bisa melakukan pengobatan berkelanjutan. Karena
BPJS Kesehatan juga memastikan keberlanjutan pelayanan bagi peserta dengan
penyakit kronis, termasuk bagi peserta Program Rujuk Balik (PRB). Seperti yang
dituturkan Bapak Abdi, bahwa peserta dapat memperoleh obat kronis di rumah
sakit maupun obat bagi peserta PRB di FKTP sesuai ketentuan yang berlaku,
sehingga terapi yang dijalani tetap dapat berjalan tanpa hambatan selama
periode libur Lebaran
![]() |
| Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan, Abdi Kurniawan Purba |
"Selain itu, BPJS Kesehatan juga tetap menjamin pelayanan kesehatan bagi peserta yang mengalami kecelakaan lalu lintas sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dalam hal terjadi kecelakaan ganda, biaya pelayanan kesehatan pertama kali akan dijamin oleh Jasa Raharja hingga batas maksimal Rp20 juta. Apabila biaya pelayanan kesehatan melebihi nilai tersebut, maka selisihnya dapat dijamin oleh BPJS Kesehatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.”
Nah,
bagaimana agar semua itu berjalan lancar, kalian mendapat pelayanan BPJS
Kesehatan dengan maksimal?
Download Aplikasi Mobile JKN
Era digital ini membuat kita mudah dalam melakukan beragam aktivitas, salah satunya dalam pelayanan BPJS Kesehatan. Melalui Aplikasi Mobile JKN yang dapat kalian download di gadget masing-masing, bisa untuk mengakses berbagai layanan administrasi kepesertaan secara mandiri, mulai dari perubahan data peserta, perubahan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), hingga berbagai layanan administrasi lainnya tanpa harus datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan.
Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Sudah
Diselesaikan
Jangan lupa kepesertaan BPJS Kesehatan harus aktif sebelum melakukan perjalanan mudik, agar kalian dapat menggunakan kepesertaan sesuai kebutuhan, seperti pemeriksaan kesehatan, penanganan kesehatan, atau berobat berkelanjutan. Untuk membayar iuran atau melunasi tunggakan agar kepesertaan tetap aktif dapat memanfaatkan berbagai kanal pembayaran yang telah bekerja sama dengan BPJS. Nah, untuk mengecek status keaktifan kepesertaan, selain memanfaatkan Aplikasi Mobile JKN, peserta juga dapat memanfaatkan Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp (PANDAWA), dan Care Center 165.
Jangan Lupa Skrining Riwayat
Kesehatan
Apakah
kalian sudah melakukan Skrining Riwayat Kesehatan?
Kalau
belum, segera lakukannya ya, untuk kepesertaan berusia 15 tahun ke atas. Karena
mulai 6 Maret 2026, peserta JKN yang belum melakukan Skrining Riwayat Kesehatan
pada tahun 2026, akan diminta mengisinya sebelum mengakses layanan di Fasilitas
Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), jika belum meski prosesnya cukup singkat,
yaitu berkisar antara 5-10 menit. Namun bila dilakukan dalam kondisi mendadak
ketika akan melakukan proses pemeriksaan atau pengobatan, ini membuat tidak nyaman atau gugup.
Amannya,
lebih baik dilakukan sejak awal, skrining kesehatan ini bisa dilakukan melakukan
Skrining Riwayat Kesehatan melalui Aplikasi Mobile JKN, chat Pelayanan
Administrasi melalui Whatsapp (PANDAWA) di nomor 08118165165, melalui website
www.bpjs-kesehatan.go.id, atau dengan mengunjungi langsung FKTP tempat peserta
terdaftar.
Bagaimana,
sudah membaca tuntas info? Semoga perjalanan mudik kalian menyenangkan, dan
selamat hingga kembali ke rumah masing-masing. Selamat menyambut lebaran!








.jpeg)




.jpg)










